Hidup dikota sama saja dihutan belantara

Hidup dikota sama saja dihutan belantara 

Hidup dikota sama saja dihutan belantara-Selamat pagi/siang/malam sahabat Sudut Pandang. Semua orang orang punya cerita, maka dengarkanlah untuk menambah wawasan dalam hidupmu. Begitulah kata pepatah mengatakan, namun memang benar sekali ketika orang lain mempunyai penglaman entah baik atau buruk yang pasti itu akan menjadi pengalaman kita juga bagi yang mau mempelajarinya. Benar sobat orang bijaksana adalah orang yang mau belajar dari pengalaman orang lain. 
Kali ini Sudut Pandang kembali lagi dengan artikel originalnya mengenai sebuah karangan pendek yang mungkin akan mengispirasi teman-teman dan menambah wawasan teman-teman semua. Seperti judulnya diatas " Hidup dikota sama saja dihutan belantara". apa si magsud dan tujuan judul artikel seperti itu. Ingin tahu isinya, penasaran, langsung saja yuk kita beca dengan seksama. 


Pagi datang suasanapun riang, banyak teman yang berkumpul dihalaman serasa punya hajatan. Tak ada lawan yang akan menghadang, semuanya teman. Begitulah hidup didesa yang nyaman dan indah. Punya banyak teman yang dapat diajak bermain bersama. Tempat mainpun selalu menyenangkan, dan tak perlu keluar uang. 

Sawah ladang sebagai sarana bermain bersama teman, hingga dewasa juga masih menyenangkan. Persahabatan yang erat membuat kita menang akan lawan yang menghadang. Dan barang selalu aman dalam genggaman. Itu desaku yang tercinta, kenangan penuh warna. 

Mungkin begitulah gambaran didesa yang aman, tentram dan sejahtera. Semua kawan, kalaupun ada lawan paling dalam suatu permainan. Jiwa sosial yang masih bernilai tinggi dan murni. Hidup didesa ibarat hidup bersama suatu clans, dimana susah senang ditanggung bersama. 

Berdasarkan pengalaman

Ketika saya meninggalkan desa untuk memenuhi sejuta harapan, maka saya putuskan untuk pergi ke kota. Karena semua orang pasti sudah tahu kalau kerja di kota besar mendapatkan gajih yang besar dari pada kerja didesa. Memang benar kerja di desa gajihnya sedikit, walau mungkin kebutuhannya lebih sedikit namun jika dikalkulasikan tetap saja besar di kota. Makanya saya pergi ke kota. 

Singkat cerita saya menemukan sebuah pekerjaan dikota dengan gajih yang lumayan. Pekerjaan cukup menyenangkan dan mendapat lumayan banyak teman. Namun untuk masalah teman disini , lebih sedikit dan kurang solid jika dibandingkan dengan teman sedesa karena mungkin sudah dapt dikatakan sahabatan. 

Seorang diri yang merantau ke kota, saya perhatikan setiap aktifitasku selama 3 tahun di kota. Keluar kontrakan untuk makan dan kerja, dan kembali ke kontrkan hanya untuk tidur itulah hidup seorang diri di kota. Pengalaman kurang menyenangkan juga telah saya alami. Mulai dari ditodong diterminal, kehilangan helm dan motor saya juga mengalami kerusakan pada kontaknya karena hampir di maling. 

Hidup dikota sama saja dihutan belantara, mengapa...?

Bayangkan saja ketika anda keluar dari kos-kosan/kontrakan, mungkin jarak 10 meter  dari kontrakan masih banyak orang yang dikenal. Namun setelah keluar lebih dari jarak 10 meter dari kontrkan, apa yang terjadi?. Anda memasuki kawasan hutan belantara, orang-orang yang tidak kau kenal mulai terlihat. Jika didalam hutan anda akan menemui beberapa binatang, dari sekian banyak binatang tersebut ada binatang pemangsa yang mungkin akan siap menerkam anda. Kawasan yang asing membuat anda seolah tersesat didalam hutan yang menyebabkan kebingungan. Dan akhirnya anda merasa takut, itu bagai ilusi yang akan menurunkan mental anda sehingga menjadi tak berdaya. Saat anda lemah dalam ketakutan dan kebingungan, hati-hati sesuatu sedang mengawasimu dan siap menerkam. 

Oleh sebab itu berhati-hatilah jangan lengah. Hidupmu ditanganmu, hidup dikota sama saja melatih seseorang untuk bertahan hidup dihutan belantara. Jadilah pahlawan untuk clansmu dan desamu, perjuangakn keluargamu karena kaulah penerus clansmu. 

Dan saya katakan " jangan jadi preman didesa sendiri, jika tidak ingin mati diluar sana".  Artinya jangan puas dengan kemampuanmu hanya dengan menjadi yang terhebat diantara teman-teman dekatmu karena mungkin dia hanya segan untuk melawanmu , tapi  taklukanlah dunia ini dalam genggamanmu maka semua orang akan menghormatimu. 

Ikuti selalu Sudut Pandang Net, semoga membuat teman-teman tambah bersemangat dan tidak mudah putus asa. 

Subscribe to receive free email updates:

5 Responses to "Hidup dikota sama saja dihutan belantara"

  1. Quotation terakhirnya mantaf gan. Ane percaya yang itu soalnya banyak banget generasi muda yang sombong dengan kemampuannya padahal diluar masih banyak banget yang lebih

    ReplyDelete
    Replies
    1. itulah gan diatas langit masih ada langit, semoga kita menjadi pribadi yang bijaksana untuk hidup kita

      Delete
  2. Benar sekali, hidup itu memang sulit, tidak bisa kita tebak, selalu ada bahaya yang selalu mengancam, artikel ini mengingatkan dimana pun kita berada, kita harus selalu berhati-hati dan mewaspadai dari hal-hal yang tidak diinginkan.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. waspadalah dalam hidup ini , selalu hati-hati dan sopan dalam bertindak. Agar semua menjadi sahabat

      Delete
  3. The blog is created in essential English with no longing towards composing.
    Career

    ReplyDelete

- Mohon komentar sesuai isi artikel teman :-)

- Terima kasih atas kunjungannya :-)

- jika ada yang ingin ditanyakan atau saran bisa mengirimnya ke contact form.