Gara-gara ngomongin makanan

Gara-gara ngomongin makanan

Berantem karena masalah makanan-Selamat malam minggu sahabat sudutpandang.net yang semakin mesra saja dengan pasanganya masing-masing, moga dimalam minggu ini acara berjalan lancar diluar sana tidak hujan hehe. Bagi yang merasa kesepian karena masih jombo, mending kita belajar hal-hal positif seperti membaca buku bisnis dan sebagainya. Seperti saya dalam rangka menuju sukses ya setiap malam, sekalipun malam minggu  tetap berkarya. Tapi setidaknya saya juga punya pengalaman tentang asmara tentunya, mau tahu ini dia masalahnya. 

Cinta memang indah tatkala masih bersama dalam manisnya rasa, canda tawa menghiasi setiap langkah-langkah sepanjang hari. Saling sapa dan perhatian karena saling menyayangi. manisnya cinta bahkan melebihi manisnya gula, hanya dengan bersamanya laparpun menjadi kenyang, makan sama tempe bak sama ayam, ah pokoknya indah sekali. Yah walau cinta sangat indah, namun ternyata dalam percintaan tidak selamanya indah, malah justru semakin sensitif akan sesuatu hal. 

Begini saya itu cowok yang mungkin pengen sekali dimasakin sama cewek sendiri. Soalnya saya pernah tuh dimasakin sama cewek saya, rasanya enak sekali. Semula saya tidak suka dengan yang namanya terong dan kangkung, kini setiap makan diwarteg selalu pesen terong atau kangkung. Ini akibat masakan sidia yang super duper enak. Tapi suatu ketika kami saling bertanya makanan kesukaan layaknya cinta monyet, padahal si sudah sama-sama lumayan tua hihi. Saya beratanya, apa makanan kesukaanmu, diapun menjawab bakso dan mie ayam. Setelah itu ditanya baliklah saya, akhirnya saya menjawab nasi goreng. 

Setelah saling mengetahui makanan kesukaan masing-masing akhirnya saya meminta dia untuk membuatkan nasi goreng. Katanya kalau main kerumah, akan dibuatkan. Beberapa hari kemudian saya bermain kerumahnya untuk menagih janjinya, tapi ternyata saya tidak dibuatkan nasi goreng. malamnya saya konfirmasi atas kejadian itu, diapun berdalil bahwa tidak ada bahannya. Ya sudah saya mengerti, dan saya putuskan untuk menyediakan tempat sekaligus bumbu-bumbunya dirumah saya. Kemudian saya meminta dia untuk main kerumah, tujuannya si agar dimasakan. Dia mengiyakan akan hal itu, saya merasa senang sekaligus penasaran. 

Beberapa hari memang dia datang kerumah, saya tagih kembali janjinya, eh dia alasan malu segala macam kalau buat nasi goreng di rumah saya. NGambeklah saya bak anak kecil, tapi tidak pakai guling-guling dilantai ya hehe. Saya putuskan untuk membatalkan permintaan saya itu dengan kesalnya, ia pun hanya meminta maaf. Hari-hari berlalu kami baikan kembali dan melupakan akan hal itu. Sayapun enggan untuk meminta buatkan nasi goreng kembali. 

Hingga datang suatu malam kita saling membalas pesan, dan akhirnya mengarah pada topik makanan. Tapi awalnya hanya membahas tempat masakan yang enak, lama-lama dia bilang ingin masakin saya sayur apalah itulah. Boleh tu, masakin ya dengan penuh harap. Hingga akhirnya tiba suatu hari saya tagih, ternyata tetap saja tidak dimasakin saya makin jengkel dan memutuskan untuk ngoceh-ngoceh seperti. "lah kamu suka bohong banget si, biasanya cewek itu suka perhatian dengan masakin cowoknya" kataku dengan nada kesal sekali. Dia hanya meminta maaf, dan bilang ya besoklah. Huh saya sudah tidak percaya dan berharap lagi kepadanya untuk dimasakan. 

Beberapa bulan berlalu, seperti biasa kami sudah akrab kembali. Sering jalan-jalan bareng makan bersama diwarung. Tapi pada saat dia mulai ngomongin masakan dan akan dimasakan tidak tahu kenapa saya jadi emosi dan ngambek lagi heheh. Pokoknya jengkel kalau sudah ngomongin masakannya dia. Sampai sekarang kalau ngomongin masakan pasti dia nangis karena saya omelin dan suruh diam, hahaha. Dibilang gak merasa kasihan, ya kasihan tapi ya gitu. 

Hemmm itulah pengalaman saya bersama si Tiul rewel dan ngangenin tapi menjengkelkan. Semoga menjadi suri tauladan yang baik hihi (peace). Pastinya semoga terhibur dengan cerita berdasarkan pengalaman langsung dari adminnya. Jika suka like fanspage dan bagikan. Selamat beraktifitas kembali teman-teman dan sahabat sudutpandang.net jangan lupa ketemu lagi minggu depan di artikel cinta. 

Baca juga : 

"Dimana kita dapat menemukan jodoh ?"

Subscribe to receive free email updates:

5 Responses to "Gara-gara ngomongin makanan "

  1. Haha... itulah bagian dari romantis suatu hubungan, pasti ada cekcok ringan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nie gan, sering berantem katanya membuat hubungan semakin langgeng, apakah benarhehehe

      Delete
  2. cwok : Nah, kamu mau makan apa yank?
    cwek : Bakso aja ya yank, gimana?
    cwok : gue gak suka Bakso!!
    cwek : ya udah, pergi sono!!

    Hahahahahaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. waw berwibawa sekali itu, patut ditiru pengalaman dari sota Zone hehehe

      Delete

- Mohon komentar sesuai isi artikel teman :-)

- Terima kasih atas kunjungannya :-)

- jika ada yang ingin ditanyakan atau saran bisa mengirimnya ke contact form.