Memberi tak harap kembali-ikhlas

Memberi tak harap kembali-ikhlas

Memberi tak harap kembali-ikhlas-Dalam hidup sebagai makhluk sosial pastilah kita dituntut untuk saling memberi dan menyayangi sesama. Karena kita tidaklah mungkin untuk hidup sendiri. Dalam hal memberipun  kita haru ikhlas, bagaimana memberi itu dikatakan ikhlas. Memberi yang ikhlas itu memberi tanpa meminta balasan.

Terkadang saya pernah mendengar atau membaca status di facebook, yang mana statusnya mengenai seorang pria menghabiskan uangnya setiap malam minggu untuk ceweknya . Bukan hanya malam minggu saja sang pria menraktir sang cewek namun dihari lain juga sama. Itu dilakukan karena memang sang pria benar-benar sayang kepada sang kekasihnya.

Suatu hari ketika sang pria sedang berkumpul dengan teman-temannya dan sedang tidak pegang uang. Diwaktu yang sama sang kekasih minta dijemput. Berhubung sang pria sangat mencintainya dia pun berusaha meminjam uang kepada temannya. Padahal sang kekasih si tidak matre dan tidak memaksa kalau tidak bisa. Namun cinta ya bagaimana lagi. Kemudian sang teman berkata "mau-maunya saja kamu dibodohin sama wanita, uang kamu habis untuk-nya padahal kan belum tentu jadi istri kamu",sang pria berfikir dan terdiam.
Begitulah mungkin kira-kira untuk kondisinya. Menurut saya menraktir atau ngajak jalan seseorang untuk menemani kita yang harus mengeluarkan uang ya kita dan itu sama saja memberi. Disebut memberi karena tentunya teman-teman tidak mengatakan meminjamkannya ya,lagian masa ngajak jalan kekasih setiap makan kita bayarin dulu namun dicatat, enggak mungkinkan sebagai cowok sejati malu pasti.

Oleh karena itu yang namnya menraktir atau memberi itu tak harap kembali, tidak usah dipikirkan dia mau jadi siapa kita besok yang penting nikmati hari sekarang dengan keikhlasanmu.  Keikhlasan akan membuat jiwa tenang dan damai. Apalagi kepada orang tua, sudah pasti tidak boleh yang namanya itung-itungan karena keikhlasannya membesarkan kita  bagai sang surya menyinari dunia.

Mungkin cukup sekian,semoga bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung di blog sudutpandang.net yang membahas sesuatu secara luas dan berbeda denagn yang lain pastinya. Tunggu artikel selanjutnya ya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Memberi tak harap kembali-ikhlas"

Post a comment

- Mohon komentar sesuai isi artikel teman :-)

- Terima kasih atas kunjungannya :-)

- jika ada yang ingin ditanyakan atau saran bisa mengirimnya ke contact form.